ArticleExport & Import  Syarat Penyerahan Pengapalan Cargo dari Eksportir kepada Importir [3]
Kamis, 21 Mei 2015
Export & Import
Incoterm 2010
Syarat Penyerahan Pengapalan Cargo dari Eksportir kepada Importir [3]
by: Sutomo Asngadi, SS, MM
Foto Syarat Penyerahan Pengapalan Cargo dari Eksportir kepada Importir [3]

Sedangkan 4 terminologi lama yang digantikan yaitu:

  • Delivered at Frontier (DAF);
  • Delivered Ex Ship (DES);
  • Delivered Ex Quay (DEQ);
  • Delivered Duty Unpaid (DDU).)
  1. DAF (sebutkan nama tempat) “Delivered at Frontier” maksudnya adalah bahwa eksportir dianggap telah melakukan kewajiban pengiriman barang ketika barang telah ditempatkan pada kondisi untuk siap dibawa oleh importir, masih berada di dalam alat transportasi yang terakhir membawanya, belum diturunkan, telah diurus prosedur ekspor-nya, tapi belum diurus prosedur impornya, pada suatu titik dan tempat di perbatasan yang telah disebutkan, tetapi sebelum mencapai perbatasan kepabeanan negara tetangga. Kata “frontier” atau “perbatasan” bisa dipakai untuk semua perbatasan termasuk perbatasan negara ekspor. Oleh karena itulah titik dan nama perbatasan yang dimaksud harus selalu disebutkan dengan jelas. Jika para pihak setuju agar eksportir bertanggungjawab untuk menurunkan barang dari alat transportasi terakhir yang membawanya sampai ke perbatasan yang dimaksud, termasuk menanggung segala resiko yang terjadi pada saat penurunan barang tersebut, maka hal ini harus dituliskan secara eksplisit dalam perjanjian jual beli yang dimaksud
  2. DES (sebutkan nama pelabuhan tujuan) “Delivered Ex Ship” maksudnya adalah bahwa eksportir dianggap telah melakukan kewajiban pengiriman barang ketika barang telah ditempatkan pada kondisi untuk siap dibawa oleh importir di atas geladak kapal, belum diurus prosedur impor-nya, di pelabuhan tujuan. Eksportir berkewajiban untuk menanggung segala biaya dan resiko untuk membawa barang sampai di pelabuhan tujuan sebelum barang diturunkan atau dibongkar.
  3. DEQ (sebutkan nama pelabuhan tujuan) “Delivered Ex Quay” maksudnya adalah bahwa eksportir dianggap telah melakukan kewajiban pengiriman barang ketika barang telah ditempatkan pada kondisi untuk siap dibawa oleh importir di dermaga pelabuhan tujuan namun belum diurus prosedur impor-nya. Eksportir menanggung segala resiko dan biaya untuk mengantar barang sampai di pelabuhan tujuan dan menurunkannya di dermaga. DEQ mewajibkan importir untuk mengurus segala macam prosedur impor dan membayar bea-bea yang timbul sehubungan dengan hal tersebut.
  4. DDU (sebutkan nama tempat tujuan)“Delivered Duty Unpaid” maksudnya adalah bahwa eksportir mengirimkan barang kepada importir sampai ke tempat tujuan yang telah disebutkan, belum dibereskan prosedur impornya, dan belum diturunkan atau dibongkar dari alat transportasi yang terakhir membawanya. Eksportir harus menanggung segala resiko dan biaya untuk mengantarkan barang sampai ke tempat tujuan yang telah disebutkan, namun tidak termasuk menanggung bea masuk, dan pajak-pajak lain untuk impor. Segala formalitas impor tersebut menjadi tanggung jawab importir, termasuk ia juga harus menanggung segala resiko yang timbul akibat kegagalannya dalam mengurus prosedur impor tepat waktu.
Profil Penulis

Silahkan login untuk mengirim komentar/pertanyaan

List Komentar : 0
indobokep borneowebhosting video bokep indonesia videongentot bokeper entotin bokepsmu videomesum bokepindonesia informasiku